ads

Cara Menulis Artikel Google Friendly 468x60

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Tips Meningkatkan Daya Hidup Baterai Android
Foto:Google
Baterai menjadi nyawa dari perangkat elektronik mobile phone, tidak terkecuali ponsel yang berbasis Android. Apalagi, tidak semua ponsel pintar hadir dengan kapasitas baterai yang besar untuk bertahan lebih lama.

Perangkat basis Android telah memiliki kemampuan yang cukup bagus untuk memanajemen daya baterai agar lebih hemat. Bahkan di dalamnya, tersimpan informasi untuk melihat sejumlah aktivitas yang memakan daya lebih besar.

Berikut informasi bagaimana membuat daya baterai ponsel bertahan lama, seperti dikutip dari Asia.pcmag, Senin (9/3/2015).

Temukan Informasi Baterai

Melalui jendela informasi ini, pengguna dapat melihat aktivitas aplikasi yang berjalan di belakang layar dan seberapa besar aplikasi tersebut memakan daya energi ponsel. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan beberapa pengaturan di dalamnya, seperti mematikan aktivitas aplikasi jika memakan daya besar.

Caranya cukup mudah, masuk dalam menu pengaturan kemudian akses menu battery, maka akan tampil jendela daftar sumber daya baterai. Informasi akan menampilkan beragam aplikasi yang berjalan di belakang latar, serta berapa persen aplikasi menghabiskan daya baterai tersebut.

Alihkan Beberapa Aplikasi Sinkronisasi

Selain sinkronisasi kontak dari Google, sebaiknya aplikasi yang bersifat sinkronisasi dilakukan secara manual. Proses sinkron yang dilakukan secara otomatis akan membuat sistem dalam ponsel tetap siaga dan berdampak pemborosan daya.

Jika ingin aplikasi yang diperlu untuk sinkronisasi, seperti halnya foto serta aplikasi penyimpanan data berbasis "awan" sebaiknya dilakukan secara manual. Facebook dan Twitter ada baiknya juga dimatikan proses sinkronisasinya. Selain memakan banyak baterai, aplikasi jejaring sosial itu banyak menyedot data di belakang layar dan membuat daya baterai cepat berkurang.

Matikan GPS

Mematikan GPS adalah satu hal yang pertama kali harus diperhatikan pengguna. Pasalnya, fitur ini cukup besar dalam memakan daya baterai ponsel, selain itu aplikasi ini juga menyedot data yang cukup besar. Untuk menonaktifkan fitur ini, pengguna bisa melakukannya pada menu pengaturan WiFi dan pengaturan lainnya, untuk mematikan fungsi lokasi.

Menonaktifkan Bluetooh dan NFC

Tak hanya saat memindai perangkat, ternyata aktiviasi Bluetooth membutuhkan daya besar. Sistem ini tidak akan tidur selama pengguna memasangnya dalam modus aktif. Sistem di belakang layar akan terus melakukan pemindaian dan memasukkan nama perangkat lain dalam daftar yang teridentifikasi.

Untuk mengaksesnya, pengguna bisa masuk dalam menu pengaturan atau memilihnya pada layar pemberitahuan..

;

About abdulloh Azis

Just a Newbie Blogger yang suka berbagi info bermanfaat melalui blog sederhana ini, semoga dapat membantu teman-teman semua. dan saya ucapkan terimakasih sudah berkenan mampir untuk membaca isi Blog ini. Salam Blogger Indonesia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top